Jumat, 09 Maret 2018

| |

Assalamu’alaikum sahabat shaliha..

Disini saya akan membahas empat tingkatan kualitas diri seorang mukmin. Untuk mengingatkan diri sendiri dan saling mengingatkan sesama karena berbagi ilmu itu indah ☺
Langsung aja ya..

1. Hijrah
    Ngomongin soal hijrah, sering sekali kita mendengar kata hijrah. Hijrah itu sendiri adalah masa transformasi dari kegelapan menuju cahaya, masih banyak kekurangan dalam diri yang harus diperbaiki. Dalam kehidupan sehari-hari hijrah disini biasa dimaksudkan meninggalkan sesuatu yang buruk untuk menuju hal yang lebih baik lagi.
Sayyidina Umar bin Khattab berkata :

“Adakalanya orang yang paling buruk dimasa silam, akan jadi yang paling baik dimasa depan”

Berhijrahlah sebelum terlambat. Jika hijrahmu kehilangan teman-temanmu, maka mereka harus tersisi dari teman-teman yang baik. Yakinlah Allah akan hadirkan teman-teman yang jauh lebih baik lagi yang akan menguatkan jalan hijrahmu yang bisa memberikan nasihat yang baik yang akan membawamu ke jalan yang diridhoi Allah. Dan jika hijrahmu, kau kehilangan pekerjaanmu, maka pekerjaanmu itu memang tidak baik untukmu. Allah akan gantikan pekerjaan yang jauh lebih baik lagi dan lebih berkah. Ingatlah.. karena untuk mendapatkan surga tidaklah mudah dan butuh pengorbanan. Bertahanlah dan bersabarlah..

“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkanmu menjadi gentar dan kehilangan kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang sabar” (QS.Al Anfal:46)

2. Hamasah
    Hamasah disini adalah masa mulai semangat-semangatnya memperbaiki diri namun terkadang diri masih sering futur (down) yaitu sering menimbulkan rasa malas dimana sebelumnya penuh dengan semangat.
Terkadang benar adanya setelah hijrah pasti banyak banget cobaan yang sering menurunkan iman kita, salah satunya rasa malas itu. Untuk mengatasi itu semua sebaiknya kita tetap menjaga kedekatan diri kepada Allah dan bertemanlah dengan orang-orang shaleh dan shaliha, insyaallah kita tetap termotivasi untuk terus memperbaiki diri. Keep hamasah sahabat ! J

3. Istiqomah
    Istiqomah yaitu kondisi dimana iman relatif stabil karena sudah mempunyai amalan andalan untuk menjaga agar hati tetap dalam semangat taqwa.

‘Berhijrah dari jalan maksiat ke jalan taat adalah berat, namun yang lebih berat itu adalah istiqomah’

Istiqomah itu mereka yang benar-benar yakin dan konsisten  dalam menjalankan ibadah dan menjauhi larangan-Nya tanpa goyang keimanannya dalam menjalani tantangan dan cobaan dalam hidup. Agar tetap istiqomah sebaiknya kita perbanyak memohon do’a, memperbanyak baca al-qur’an, dan tetaplah selalu berteman dengan orang-orang shaleh dan shaleha.

4. Qudwah
    Tingkatan terakhir kualitas diri seorang mukmin yaitu qudwah. Qudwah yaitu mereka yang istiqomah dan mampu memberikan banyak manfaat kepada umat, sehingga mereka dijadikan contoh dalam kebaikan.Qudwah ini seseorang yang bisa dijadikan teladan dan panutan untuk umat dalam menyebarkan ajaran agama islam, contohnya seperti ustadz/ustadzah.

Itulah empat kualitas diri seorang mukmin.
Semangat sahabat dalam setiap prosesnya ☺ 
Untukku, untukmu dan untuk kita semua ❤
Semoga Allah selalu memantapkan niat hati untuk terus memperbaiki diri. 

Keep hamasah, keep istoqomah untuk menjadi qudwah. Aamiin..
Wassalamu'alaikum 

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

About

 

Designed by: CompartidĂ­simo
Images by: DeliciousScraps©