Senin, 12 Maret 2018

| | 0 komentar

 LDR-an itu berat, karena LDR itu luar biasa !


Siapa sih yang gak tau dengan LDR? Long Distance Relationship, yaa hubungan jarak jauh. Untuk sebagian orang yang menjalanani hubungan jarak jauh tidak lah mudah. Karena butuh kekuatan lahir dan batin. Bagaimana tidak, perbedaan jarak, waktu dan tempat yang menjadi ujian kekuatannya. Terkadang rasa galau sering menghantui disetiap waktunya, hingga terbesit memikirkan hal-hal negatif tentang pasangan. Komunikasi untuk bertukar kabar menjadi sangat penting  dalam sebuah hubungan. Begitu juga rasa kepercayaan  yang tinggi haruslah dimiliki oleh pasangan. Rasa iri terhadap pasangan lain yang bisa bertemu kapanpun dan dimanapun  sudah pasti ada. Tetapi jangan bersedih, karena LDR ini banyak mengajarkan kita berbagai hal yang luar biasa :

1. Selalu Melibatkan Namanya Dalam Do’a

    Jatuh cinta tanpa melibatkan Tuhan itu rasanya tidak sempurna, bukan hanya pasangan yang normal saja, pasangan yang menjalin hubungan LDR pun sudah pasti tak henti-hentinya selalu melibatkan namanya dalam setiap do’a yang dipanjatkan. Memohon kebaikan, perlindungan dan keselamatan pasangan kepada Rabb nya. Dan percaya akan kekuatan do’a yang selalu dipanjatkan. Hingga takdir perjumpaan itu datang.


2. Sabar Dan Mandiri Dalam Berbagai Hal
    
    Karena pasangan LDR itu sudah pasti memiliki kesabaran menahan  rindu yang tiada batas. Bagaimana tidak, wong jarang ketemu lho ndak kayak pasangan laen.  Disamping sabar dalam menahan rindu untuk bertemu, sabar dalam menghadapi sinyal pun harus dimiliki untuk kelancaran dalam berkomunikasi. Sama dengan halnya mandiri, tidak harus bergantung dengan pacar, melakukan hal sendiripun haruslah bisa. Dan yakin suatu saat nanti akan tiba masanya bersama dalam melakukan hal yang sama.

3. Memiliki Komitmen Yang Kuat Untuk Selalu Bersama
    
    LDR-an tanpa komitmen yang kuat tidak akan bertahan lama. Karena menjalin hubungan jarak itu tidaklah mudah dan susahnya lumayan. Memiliki komitmen yang kuat untuk selalu bersama itulah menjadi keberanian untuk menjalani hubungan LDR yang benar-benar penuh perjuangan ini.

4. Kencan Terasa Unik

    Kalau seperti pasangan normal kencan itu bisa dimana saja dan kapan saja. Beda hal nya dengan pejuang LDR, hehe.. Pejuang LDR ini kencannya bisa lewat sosmed seperti WhatsApp, cukup menatap layar handphone sambil videocall ataupun bertukar video dan photo yang sedang melakukan kegiatan travelling kepada pasangan.

5. Komunikasi Melalui Pesan Singkat Sangatlah Penting

    Untuk sekedar berkirim pesan singkat kepada pasangan yang menjalin hubungan LDR sangatlah berharga dan penting. Itu merupakan bentuk perhatian yang bisa membuat hari-hari yang dijalani semakin semangat.

6. Fokus Dengan Aktivitas Masing-Masing

    Sebagai pasangan yang menjalin hubungan LDR, tentu kita mempunyai aktivitas masing-masing. Dengan memiliki rasa saling percaya terhadap pasangan dan rasa saling mendukung satu sama yang lain untuk setiap kegiatan yang dijalani sesuai dengan kesibukan masing-masing . Kita bisa fokus dengan aktivitas masing-masing tanpa perlu direpotkan dengan hal yang selalu bersama dengan pasangan. Disamping itu untuk mengusir rasa galau tanpa selalu ada dia disisi.

7. Waktu Dan Tempat Pertemuan Menjadi Satuhal Yang Sangat-Sangat Berharga

    Ini merupakan satu momen yang paling ditunggu pasangan LDR, hehe.. Karenanya waktu dan tempat untuk pertemuan inilah yang sangat-sangat berharga. Seperti sebuah takdir yang telah ditentukan oleh-Nya. Melepas kerinduan yang sudah menumpuk layaknya bukit.  Berbagi cerita unik yang sudah lama dipendam hingga waktu seperti diabaikan, mulai dari hal kecil hingga ke hal serius untuk masa depan bersama
Read more...

Jumat, 09 Maret 2018

| | 0 komentar

Assalamu’alaikum sahabat shaliha..

Disini saya akan membahas empat tingkatan kualitas diri seorang mukmin. Untuk mengingatkan diri sendiri dan saling mengingatkan sesama karena berbagi ilmu itu indah ☺
Langsung aja ya..

1. Hijrah
    Ngomongin soal hijrah, sering sekali kita mendengar kata hijrah. Hijrah itu sendiri adalah masa transformasi dari kegelapan menuju cahaya, masih banyak kekurangan dalam diri yang harus diperbaiki. Dalam kehidupan sehari-hari hijrah disini biasa dimaksudkan meninggalkan sesuatu yang buruk untuk menuju hal yang lebih baik lagi.
Sayyidina Umar bin Khattab berkata :

“Adakalanya orang yang paling buruk dimasa silam, akan jadi yang paling baik dimasa depan”

Berhijrahlah sebelum terlambat. Jika hijrahmu kehilangan teman-temanmu, maka mereka harus tersisi dari teman-teman yang baik. Yakinlah Allah akan hadirkan teman-teman yang jauh lebih baik lagi yang akan menguatkan jalan hijrahmu yang bisa memberikan nasihat yang baik yang akan membawamu ke jalan yang diridhoi Allah. Dan jika hijrahmu, kau kehilangan pekerjaanmu, maka pekerjaanmu itu memang tidak baik untukmu. Allah akan gantikan pekerjaan yang jauh lebih baik lagi dan lebih berkah. Ingatlah.. karena untuk mendapatkan surga tidaklah mudah dan butuh pengorbanan. Bertahanlah dan bersabarlah..

“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkanmu menjadi gentar dan kehilangan kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang sabar” (QS.Al Anfal:46)

2. Hamasah
    Hamasah disini adalah masa mulai semangat-semangatnya memperbaiki diri namun terkadang diri masih sering futur (down) yaitu sering menimbulkan rasa malas dimana sebelumnya penuh dengan semangat.
Terkadang benar adanya setelah hijrah pasti banyak banget cobaan yang sering menurunkan iman kita, salah satunya rasa malas itu. Untuk mengatasi itu semua sebaiknya kita tetap menjaga kedekatan diri kepada Allah dan bertemanlah dengan orang-orang shaleh dan shaliha, insyaallah kita tetap termotivasi untuk terus memperbaiki diri. Keep hamasah sahabat ! J

3. Istiqomah
    Istiqomah yaitu kondisi dimana iman relatif stabil karena sudah mempunyai amalan andalan untuk menjaga agar hati tetap dalam semangat taqwa.

‘Berhijrah dari jalan maksiat ke jalan taat adalah berat, namun yang lebih berat itu adalah istiqomah’

Istiqomah itu mereka yang benar-benar yakin dan konsisten  dalam menjalankan ibadah dan menjauhi larangan-Nya tanpa goyang keimanannya dalam menjalani tantangan dan cobaan dalam hidup. Agar tetap istiqomah sebaiknya kita perbanyak memohon do’a, memperbanyak baca al-qur’an, dan tetaplah selalu berteman dengan orang-orang shaleh dan shaleha.

4. Qudwah
    Tingkatan terakhir kualitas diri seorang mukmin yaitu qudwah. Qudwah yaitu mereka yang istiqomah dan mampu memberikan banyak manfaat kepada umat, sehingga mereka dijadikan contoh dalam kebaikan.Qudwah ini seseorang yang bisa dijadikan teladan dan panutan untuk umat dalam menyebarkan ajaran agama islam, contohnya seperti ustadz/ustadzah.

Itulah empat kualitas diri seorang mukmin.
Semangat sahabat dalam setiap prosesnya ☺ 
Untukku, untukmu dan untuk kita semua ❤
Semoga Allah selalu memantapkan niat hati untuk terus memperbaiki diri. 

Keep hamasah, keep istoqomah untuk menjadi qudwah. Aamiin..
Wassalamu'alaikum 
Read more...

Popular Posts

About

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©