Assalamu’alaikum sahabat shaliha..
Disini saya akan membahas empat tingkatan kualitas diri
seorang mukmin. Untuk mengingatkan diri sendiri dan saling mengingatkan sesama karena berbagi ilmu itu indah ☺
Langsung aja ya..
1. Hijrah
Ngomongin
soal hijrah, sering sekali kita mendengar kata hijrah. Hijrah itu sendiri
adalah masa transformasi dari kegelapan menuju cahaya, masih banyak kekurangan
dalam diri yang harus diperbaiki. Dalam kehidupan sehari-hari hijrah disini
biasa dimaksudkan meninggalkan sesuatu yang buruk untuk menuju hal yang lebih
baik lagi.
Sayyidina
Umar bin Khattab berkata :
“Adakalanya
orang yang paling buruk dimasa silam, akan jadi yang paling baik dimasa depan”
Berhijrahlah
sebelum terlambat. Jika hijrahmu kehilangan teman-temanmu, maka mereka harus
tersisi dari teman-teman yang baik. Yakinlah Allah akan hadirkan teman-teman
yang jauh lebih baik lagi yang akan menguatkan jalan hijrahmu yang bisa
memberikan nasihat yang baik yang akan membawamu ke jalan yang diridhoi Allah.
Dan jika hijrahmu, kau kehilangan pekerjaanmu, maka pekerjaanmu itu memang
tidak baik untukmu. Allah akan gantikan pekerjaan yang jauh lebih baik lagi dan
lebih berkah. Ingatlah.. karena
untuk mendapatkan surga tidaklah mudah dan butuh pengorbanan. Bertahanlah dan bersabarlah..
“Dan
taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang
menyebabkanmu menjadi gentar dan kehilangan kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya
Allah beserta orang-orang sabar” (QS.Al Anfal:46)
2. Hamasah
Hamasah
disini adalah masa mulai semangat-semangatnya memperbaiki diri namun terkadang
diri masih sering futur (down) yaitu sering menimbulkan rasa malas dimana sebelumnya
penuh dengan semangat.
Terkadang
benar adanya setelah hijrah pasti banyak banget cobaan yang sering menurunkan
iman kita, salah satunya rasa malas itu. Untuk mengatasi itu semua sebaiknya
kita tetap menjaga kedekatan diri kepada Allah dan bertemanlah dengan
orang-orang shaleh dan shaliha, insyaallah kita tetap termotivasi untuk terus
memperbaiki diri. Keep hamasah sahabat ! J
3. Istiqomah
Istiqomah
yaitu kondisi dimana iman relatif stabil karena sudah mempunyai amalan andalan
untuk menjaga agar hati tetap dalam semangat taqwa.
‘Berhijrah
dari jalan maksiat ke jalan taat adalah berat, namun yang lebih berat itu adalah
istiqomah’
Istiqomah itu mereka yang benar-benar yakin
dan konsisten dalam menjalankan ibadah
dan menjauhi larangan-Nya tanpa goyang keimanannya dalam menjalani tantangan
dan cobaan dalam hidup. Agar tetap
istiqomah sebaiknya kita perbanyak memohon do’a, memperbanyak baca al-qur’an,
dan tetaplah selalu berteman dengan orang-orang shaleh dan shaleha.
4. Qudwah
Tingkatan
terakhir kualitas diri seorang mukmin yaitu qudwah. Qudwah yaitu mereka yang
istiqomah dan mampu memberikan banyak manfaat kepada umat, sehingga mereka
dijadikan contoh dalam kebaikan.Qudwah
ini seseorang yang bisa dijadikan teladan dan panutan untuk umat dalam
menyebarkan ajaran agama islam, contohnya seperti ustadz/ustadzah.
Itulah empat kualitas diri seorang mukmin.
Semangat sahabat dalam setiap prosesnya ☺
Untukku, untukmu
dan untuk kita semua ❤
Semoga Allah selalu memantapkan niat hati untuk terus memperbaiki
diri.
Keep hamasah, keep istoqomah untuk
menjadi qudwah. Aamiin..
Wassalamu'alaikum